libur telah tiba...libur telah tiba...
horee..horee..horee... !!!
buat kamu-kamu semua aja nih ya,,yg lagi liburan ke Banyuwangi dan pingin menikmati city tour ala-ala traveler gitu,,Nah WAJIB banget kalian kunjungi nih 7 destinasi city tour yang asik buat selfie,,,
CEKIDOT !!!
.
.
.
#banyuwangitourism
#majesticbanyuwangi
#pesonaindonesia
#wonderfulindonesia
Pesta Kuliner GO-FOOD Hadirkan Cita Rasa Kuliner Lokal Banyuwangi
Halo Banyuwangi,
Akhir pekan ini mau kemana? Datang ke Pesta Kuliner GO-FOOD di Banyuwangi yuk.Pesta Kuliner GO-FOOD ini baru pertama kali diadakan,
dan merupakan hasil kolaborasi antara GO-JEK serta Pemkab Banyuwangi.
Acara ini berlangsung dari tanggal 15-17 Desember 2017, berlokasi di Gedung Wanita, Jl.
R.A. Kartini, Banyuwangi.
Terdapat lebih dari 30 UMKM kuliner Banyuwangi yang akan berpartisipasi dalam acara ini. Selain disuguhkan dengan berbagai kuliner lokal, ikuti juga keseruan lainnya selama acara berlangsung, seperti:
1. GO-PAY Cashback.
Dapatkan cashback Rp10.000 dengan minimum pembelian Rp30.000 di tenant GO-FOOD.
Penukaran berlaku untuk 1 akun GO-JEK dalam 1 kali transaksi.
Penukaran berlaku di hari yang sama dengan transaksi.
2. Food Creation by Daniel Mananta.
Seperti apa ya kira-kira? Langsung saja datang agar bisa melihat langsung keseruan acara ini.
3. Photo Competition.
Abadikan momen seru kamu dengan wefie bersama teman di photobooth yang berhadiah GO-PAY dan merchandise.
Ayo, berakhir pekan dengan mencicipi sajian kuliner lokal di Pesta Kuliner GO-FOOD di Banyuwangi.
Dalam rangka memperingati
HARI JADI BANYUWANGI (HARJABA)
yang ke-246 tahun 2017. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyajikan Pagelaran “Wayang Ajen” di Taman Blambangan pada hari SABTU, 16 Desember 2017 (19.00 WIB).
“Wayang Ajen” merupakan Kolaborasi Memikat Pertunjukan Wayang Kayu dengan Ragam Seni-Multimedia dan Teknologi. Sekilas sangat mirip dengan wayang golek. Keduanya memang berasal dari Tatar Sunda tepatnya tradisi budaya Kuningan di Jawa Barat. Akan tetapi, wayang ajen berbeda karena seni pertunjukan ini telah dikembangkan lebih lanjut dan dianggap sebuah terobosan kreatif mengembangkan kesenian wayang di dunia.
“Wayang Ajen” menghadirkan pergelaran eksperimen kreatif wayang golek Sunda yang digarap secara akademis memanfaatkan kolaborasi berbagai media seni serta multimedia dan teknologi yang saling menghargai dan melengkapi (ngajenan).
Bagaimana tidak disebut sebagai perpaduan seni yang melengkapi karena seni bertutur lisan lewat atraksi gerak wayang kayu dipadupadankan harmonis dengan beragam seni tari, tata panggung modern dan bahkan menggunakan audiovisual digital layaknya konser musik yang diminati anak muda.
Alur cerita yang disuguhkan pun bukan hanya saja cerita dari “Mahabarata” dan “Ramayana”, melainkan lebih modern, menyesuaikan realitas dari segi kehidupan masyarakat Indonesia masa kini. Selama pertunjukan, tidak semata mempertunjukan wayang namun disisipkan juga pertunjukan seni tari serta dakwah dalam segmen tertentu. Tidak itu saja, beberapa wayang ajen menggambarkan tokoh-tokoh besar di Indonesia seperti tokoh politik, artis, dan lainnya dalam bentuk sosok wayang kayu.
So, penasaran kan gimana tampilan wayang ajen yg didalangi oleh “ Ki DALANG WAWAN AJEN “ ini, makanya yuk malmingan ke Taman Blambangan guys !!!
-ada kesenian tradisional Banyuwangi
-ada lawak Banyuwangi juga ..
...
..
.
#banyuwangitourism
#majesticbanyuwangi
#pesonaindonesia
#wonderfulindonesia
#AyokeBanyuwangi
#HarijadiBanyuwangi246
KISAH TANAH BLAMBANGAN pada naskah Babad Tawangalun ragam tembang, bercerita mengenai pasang surut para Pangeran Blambangan yang bermula dari Tanpa Una Tanpa Uni dari Kedawung.
Syahdan ketika sang raja tua telah mangkat, tampuk kekuasaan beralih tangan kepada putranya yang paling sulung, sang Pangeran Tawangalun. Dari sinilah wiracarita mengalir hingga melewati masa dua abad lebih sesudahnya.
Lika-liku kehidupan para pangeran Blambangan yang diiringi dengan intrik perebutan kekuasaan, gilang-gemilang kejayaan, serta senjakala keruntuhannya, terekam dengan apik dalam larik-larik tembang yang dikarang oleh pujangga tanpa nama dalam karya yang berjuluk Babad Tawangalun.
Kisah yang terangkai dalam 12 pupuh dan 333 bait ini akan ditampilkan pada hari Minggu tanggal 17 Desember 2017 yang akan datang di Warung RBO Kang Pur Budaya Osing, Kemiren, Banyuwangi. Ragam dendang macapat ala Osing, Jawa, Madura maupun Bali akan secara bergantian mengalunkan kisah Tawangalun.
Kami sedang berusaha untuk menyiapkan terjemahan bebas atas Babad Tawangalun yang bisa ditampilkan dalam bentuk slide di acara ini. Sehingga para pengunjung yang kesulitan dalam memahami bahasa tembang akan sedikit banyak terbantu dengan adanya hal tersebut. Mudah-mudahan tidak ada kendala teknis dalam mempersiapkan ini semua.
Bagi yang ingin menikmati kisah Tawangalun dalam alunan tembang macapat silahkan datang di acara ini, tanpa dipungut biaya, alias gratis.
Kegiatan ini terselenggara atas semangat gotong-royong di antara beberapa orang dengan beragam identitas etnis dan melibatkan belasan juru tembang di Banyuwangi dengan latar kutural yang berbeda pula. Kolaborasi yang terjadi di antara mereka, kesediaan meluangkan waktu, dan kehendak saling berbagi, adalah nilai utama sesungguhnya dari proses penyelenggaraan acara ini.
Wana Wisata Jambewangi Jungle Lodge, namanya cukup keren dan bisa menjadi magnet tersendiri bagi pemburu foto selfie ala kids jaman now. Terang saja JJL sebutan yang biasa digunakan untuk tempat wisata yang cukup baru ini mulai sering berseliweran di sejumlah media sosial yang saya miliki. Dengan wahana permainan utama yakni Rock Balancing, terbukti foto-foto wisatawan yang sudah menjajal permainan ini sudah cukup banyak yang beredar di dunia maya.
Jambewangi Jungle Lodge terletak di Kecamatan Sempu Kabupaten Banyuwangi, Akses menuju lokasi ini cukup mudah, dari kota genteng kita bisa menuju stasiun Setail dan setelah setail ada pertigaan ke kanan melewati rel kereta api, kemudian memasuki desa jambewangi. tidak banyak papan informasi menuju wisata ini, namun dari jambewangi sekitar 10-15 menit kita sudah sampai lokasi. Kita bisa menggunakan panduan Google map atau tanya warga sekitar pasti diberi tahu rutenya. Dengan berbekal 5 ribu rupiah, kita sudah bisa parkir dan masuk wisata ini.
Selain rock balancing, di lokasi ini kita juga bisa belajar panahan karena pengelola sudah menyiapkan busur beserta sasaranya, apabila kita ingin menginap sekitar pepohonan pinus yang rindang juga sudah disediakan tenda camping yang tentunya bisa kita gunakan dengan menghubungi pengelolanya. Apabila kalian cukup bernyali kalian juga bisa mencoba wahana yang sangat memacu andrenalin yakni tubing. Tubing merupakan olahraga air menggunakan ban dalam, untuk safety sudah cukup diperhatikan oleh pengelola wisata ini. Pengunjung yang akan menikmati permainan ini diwajibkan menggunakan safety jaket, helm serta pelindung siku dan lutut. Namun buat kalian yang tidak benar-benar bisa berenang dan bernyali tinggi tidak disarankan mencoba permainan ini. Saya yang sudah sedikit mahir berenang dan bernyali tinggi aja terbukti terjungkal dan jatuh berkali-kali. karena arus yang deras serta ukuran bebatuan yang besar memungkinkan kita jatuh apabila tidak bisa seimbangkan badan.
Nah buat kalian pemburu foto untuk stock instagram dan berselfie ria, gak ada salahnya buat nyobain wana wisata jambewangi jungle lodge ini, senangnya dapet, foto-foto dapet andrenalin juga terpacu berkali-kali. Yuk masukin wisata JJL sebagai salah satu tujuan liburanmu.
Lomba Dai Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi, dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW dan Harlah ke-244 Masjid Agung Baiturrahman. Sabtu 26 Desember 2017
Persyaratan :
1. Siswa/Santri (Putra) tingkat SMP, MTs, SMA, SMK dan MA se-Kab. Banyuwangi
2. Membawakan tausiyah dengan tema : Maulid Nabi Muhammad SAW, Generasi Islam Zaman Now dan Memakmurkan masjid (Bisa dipilih salah satu atau gabungan tema)
3. Durasi penampilan 7 menit
4. Pendaftaran GRATIS
Hadiah :
Juara 1 Rp. 750.000,- + trophy + sertifikat
Juara 2 Rp. 500.000,- + trophy + sertifikat
Juara 3 Rp. 350.000,- + trophy + sertifikat
Juara Harapan 1 Rp. 250.000,- + trophy + sertifikat
Juara Harapan 2 Rp. 150.000,- + trophy + sertifikat
Technical Meeting :
Jum'at 22 Desember 2017
Pukul 13.00 WIB di Aula Masjid Agung Baiturrahman
Buruan daftar, peserta terbatas
Telp/WhatsApp +6285214032648