Lomba Desain Logo Banyuwangi Ethno Carnival 2023 dan Gandrung Sewu 2023
By SEMANGAT BANYUWANGI - Maret 08, 2023
Buat kamu si paling jago desain, wajib banget join kompetisi yang satu ini!
Kuy ikutan Lomba Desain Logo Banyuwangi Ethno Carnival 2023 dan Gandrung Sewu 2023.
Membawa tema "World Class Ethnic Attraction" untuk Banyuwangi Ethno Carnival & "Spectacular Traditional Dance" untuk Gandrung Sewu, kompetisi ini akan berlangsung mulai tanggal 9 Maret 2023 hingga 27 Maret 2023.
Informasi selengkapnya, bisa kunjungi https://s.id/lombalogoBECGS atau hubungi nomer yang tertera di flyer ya.
Ayo, ikutan jangan sampai ketinggalan dan tunjukkan karya terbaikmu. Eits, jangan lupa tag temanmu yang jago desain, ya!
__
@jokowi @sandiuno @angelatanoesoedibjo @kemenparekraf.ri @khofifah.ip @emildardak @ipukfdani @sugirah_bwi @banyuwangi_kab @m_bramuda
__
#PesonaIndonesia #BanyuwangiTourism #Banyuwangi #Kuliner #Wisata #Budaya #DiBanyuwangiAja #DiIndonesiaAja #BanyuwangiFestival
Bulan Ini Banyuwangi Suguhkan Dua Event Kuliner, Mulai Aneka Cokelat Hingga Kuliner Jalanan
By SEMANGAT BANYUWANGI - Maret 05, 2023
BANYUWANGI - Selain pertunjukan seni budaya, agenda wisata Banyuwangi Festival juga menyuguhkan kekayaan kuliner Banyuwangi. Di bulan Maret ini contohnya, terdapat terdapat dua event kuliner, yakni Festival Coklat Glenmore dan Banyuwangi Street Food Festival.
Festival Cokelat Glenmore akan digelar di Doesoen Kakao kawasan Perkebunan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII Kendeng Lembu, Kecamatan Glenmore, pada 11-12 Maret mendatang.
Berbagai keguatan dihadirkan mewarnai ajang ini. Mulai dari perlombaan kuliner berbahan cokelat hingga pengetahuan tentang prosesing kakao menjadi cokelat. Pengunjung juga bisa merasakan cokelat asal Glenmore, yang terkenal sebagai salah satu kualitas terbaik di dunia itu.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Muhammad Yanuarto Bramuda mengatakan, di Festival Cokelat Glenmore masyarakat bisa langsung melihat atraksi bagaimana proses kakao diolah menjadi cokelat. Mulai dari pemanenan kakao, pemilihan dan pengeringan biji kakao, hingga proses menjadi bubuk cokelat.
Kakao Glenmore adalah salah satu bahan pembuat cokelat terbaik di dunia. Saat ini, PTPN XII telah membuka pabrik pengolahan cokelat dan telah memungkinkan masyarakat untuk bisa menikmatinya. Salah satu yang menjadi primadona di Doesoen Kakao ini, adalah adanya Kakao Edel yang telah dikenal dunia dengan sebutan 'Java Kakao.
"Selain itu juga akan digelar event sport, Cacao Run. Para peserta akan berlari menyusuri perkebunan coklat. Selain itu, pengunjung yang hadir bisa menikmati paket wisata heritage Glenbaru (Glenmore-Kalibaru)," kata Bramuda.
Selain Festival Cokelat Glenmore, bulan ini juga dihelat Banyuwangi Street Food Festival. Festival yang digelar sebulan penuh selama bulan ramadhan ini selalu ramai dikunjungi pengunjung menjelang berbuka. Jajanan-jajanan yang tersedia beraneka ragam. Mulai dari makanan khas Banyuwangi hingga makanan kekinian yang banyak diminati oleh pengunjung, seperti kopyor roti, pisang precet, dan lainnya.
Diagendakan mulai dari 22 Maret, warga Banyuwangi dapat dengan mudah mencari makanan-makanan pembatal puasa.
"Dengan festival kuliner, pamor kuliner lokal Banyuwangi bisa meningkat. Ini upaya kami branding kuliner lokal, sehingga warung-warung rakyat bisa makin laris," jelas Bramuda. (*)
Hingga Lebaran, Stok Beras dan BBM di Kabupaten Banyuwangi Dipastikan Aman
By SEMANGAT BANYUWANGI - Maret 04, 2023
BANYUWANGI – Selama Ramadhan hingga Idul Fitri, stok berbagai kebutuhan pangan dan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Banyuwangi dipastikan aman. Mulai ketersediaan bahan pangan, bahan bakar gas elpiji, hingga bahan bakar minyak (BBM) berada dalam jumlah yang mencukupi.
Hal itu terungkap saat Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melakukan pengecekan langsung ke Depo Pertamina Tanjung Wangi, dan Gudang Bulog, di Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi Jumat kemarin (3/3/2023).
“Alhamdulillah semuanya aman. Semoga dengan stok yang cukup, tidak sampai terjadi kenaikan harga,” kata Ipuk.
Didampingi Manager Pertamina Banyuwangi, Andrie Buana, dan Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Banyuwangi, Denny Nugrahanto, Ipuk mengecek ketersediaan stok elpiji dan BBM.
SBM Pertamina Banyuwangi, Denny Nugrahanto, mengatakan ketersediaan elpiji di pasaran untuk saat ini masih berlimpah.
“Stok elpiji di agen-agen sat ini sedang ‘banjir’. Meskipun diperkirakan bakal ada peningkatan permintaan saat puasa dan lebaran, jumlah tersebut masih sangat mencukupi,” urai Denny.
Untuk BBM, lanjutnya, ada peningkatan kuota pada jenis pertalite sebesar 11 persen dari total realisasi tahun sebelumnya. “Perhitungan kami cukup. Dengan perkiraan terjadi kenaikan jumlah kendaraan sebesar 5-10 persen, kuota pertalite tersebut tidak akan mengganggu penjualan di SPBU,” ujarnya.
Demikian juga dengan biosolar yang diprediksi tidak akan mengalami defisit stok selama Ramadhan dan lebaran. “Agar solar susidi tepat sasaran, kami berlakukan sesuai aturan nasional. Setiap calon pembeli harus mendaftar melalui website pertamina sebagai syarat memenuhi kriteria pembelian di SPBU,” ujarnya.
Ipuk juga meninjau gudang Bulog di Ketapang untuk memastikan ketersediaan stok bahan pangan, mulai beras, gula, minyak goreng, hingga tepung.
Kepala Bulog Kantor Cabang Banyuwangi, Harisun, menambahkan stok beras yang ada di gudang Bulog saat ini sebanyak 200 ton. ‘’Stok ini terus bertambah karena sudah memasuki musim panen. Sehingga aman sampai beberapa bulan ke depan,” ujar Harisun.
Sejak awal Maret Bulog sudah melakukan penyerapan beras dari petani. “Kami targetkan dalam tahun ini bisa menyerap hingga 40.500 ton beras. Kami optimis bisa tercapai karena Banyuwangi merupakan produsen beras,” kata dia.
Harisun juga membeber stok komoditas pangan yang lain. Dia menyebut, stok gula pasir di gudang Bulog masih tersedia sebanyak 20 ton. Dalam waktu dekat, Bulog akan mendatangkan lagi 150 ton gula pasir.
“Kami juga akan mendatangkan tepung dan minyak goreng 120.000 liter. Masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan, Bulog bersama pemkab juga sudah melakukan operasi pasar sejak awal 2023 di berbagai titik se-Banyuwangi. “Operasi Pasar akan terus kami gelar selama harga bahan pokok di pasaran masih di atas HET. Ini dalam rangka mendukung pemkab dalam mengendalikan inflasi daerah,” katanya. (*)
Prof Yohanes Surya-Bupati Banyuwangi ke Desa-Desa, Rekrut Pelajar Jadi Jago Matematika
By SEMANGAT BANYUWANGI - Maret 02, 2023
BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi tengah merintis pengembangan Pusat Sains dengan menggandeng ilmuwan Prof Yohanes Surya untuk mengajarkan pelajar Banyuwangi metode “Smart Gasing” (Gampang Asyik dan Menyenangkan) dalam pembelajaran matematika.
Prof Yohanes Surya, yang merupakan fisikiwan Indonesia dan pembimbing Tim Olimpiade Fisika Indonesia/TOFI, datang langsung ke desa di Banyuwangi. Bersama Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Prof Yohanes mengunjungi SDN 2 Kesilir, Kecamatan Siliragung, Kamis (2/3/2023). SD tersebut ditempuh sekitar 60 menit dari pusat kota.
“Matematika ini menjadi salah satu ilmu terpenting, ratunya ilmu pengetahuan. Ini sekaligus membentuk logika anak, kemampuan analisis. Sehingga dengan kita latih matematika, mereka bisa menjadi anak hebat, jago sains, punya kemampuan analisis, yang ini menjadi bekal bagi masa depannya,” ujar Ipuk.
Dia mengatakan, pada tahap awal, pelatihan Matematika intensif ini di empat kecamatan, yakni Siliragung, Pesanggaran, Tegaldlimo, dan Bangorejo. “Kita sengaja sasar anak-anak di desa yang mungkin secara fasilitas lebih terbatas. Kita ingin dampingi lompatan anak-anak di desa, dan mereka harus bisa berprestasi setinggi mungkin,” ujarnya.
"Untuk tahap awal kami ajak 30 guru dan 90 murid dari 4 kecamatan. Khusus guru mengikuti Training of Trainer (ToT). Pada sesi pagi guru akan dibriefing oleh para trainer dari tim Prof Yohanes Surya. Lalu di sesi berikutnya, guru akan langsung praktik di kelas, mengajarkan metode Smart Gasing kepada siswanya. Hal ini akan dilakukan secara intens selama 14 hari,” ungkap Ipuk.
“Tahun ini kita targetkan bisa mencetak 5.000 anak jagoan matematika. Setelah kawasan selatan Banyuwangi, tahap berikutnya kita kembangkan di kawasan utara, lalu ke pusat kota,” ujarnya.
Ipuk menambahkan, Pemkab Banyuwangi tengah merintis pengembangan pusat sains. Salah satu usahanya adalah mendatangkan Prof Yohanes.
"Kami tengah merintis Pusat Sains bagi anak-anak, agar anak-anak kita punya bekal kompetensi sains dan teknologi yang mumpuni, di samping tetap kita perkuat dengan pendidikan keagamaan, juga pendidikan karakter seperti lewat seni budaya," tambahnya.
Prof. Yohanes Surya mengatakan, metode Gasing dalam matematika telah terbukti berhasil meningkatkan kemampuan matematika anak-anak.
"Anak yang tadinya tidak bisa berhitung mulai nol, dia bisa belajar begitu cepat sampai jago, mulai dari penjumlahan pengurangan perkalian dan pembagian hanya dalam waktu 2 minggu," ujar Prof Yohanes.
Dengan metode pembelajaran gasing ini, kata dia, anak-anak jadi lebih cepat belajar berhitung meski belajar dari nol. Gasing memanfaatkan lagu, latihan logika, otak kiri-kanan, hingga motorik dalam penerapannya.
Guru besar fisika dari Universitas Kristen Satya Wacana itu percaya dengan memperkenalkan konsep logika dan permainan sebagai cara untuk mengajarkan dasar-dasar matematika. Menurutnya ini agar anak bersenang-senang sambil membangun fondasi yang kuat.
"Game dan role play yang diberikan kepada anak memberikan mereka ruang kreativitas. Selain itu juga untuk mengajarkan mereka kolaborasi membantu memahami angka dengan cara yang lebih pasti dan realistis," tutur Prof Yohanes. (*)
Tak Hanya di Thailand Patung Four Faces Buddha Juga Ada di Banyuwangi
By SEMANGAT BANYUWANGI - Februari 22, 2023
Meski bukan satu-satunya di Indonesia, keberadaan Patung Buddha Empat Wajah ini cukup ikonik mempertegas keberagaman yang ada di Banyuwangi. Selesai dibangun pada tahun 2020, lokasinya berada di sebuah taman di seberang jalan Kelenteng Hoo Tong Bio.
Terinspirasi dari Erawan Shrine, serta patung Buddha empat wajah di Thailand, Patung Four Faces Buddha ini konon menghabiskan dana sekitar 1 M. Dibangun atas prakarsa umat Kelenteng Hoo Tong Bio.
Patung Buddha berwajah empat di Banyuwangi ini berdiri di tengah taman di depan Klenteng Hoo Tong Bio dan juga merupakan area olahraga. Terdapat undakan dengan 16 anak tangga, dan atap berbentuk kubah segi empat.
Selain sebagai area ibadah, Patung Buddha Empat Wajah ini juga sebagai taman. Sehingga disekitarnya juga dihiasi dengan berbagai fasilitas atau ornamen pendukung seperti Kolam Ikan, dikelilingi empat Gajah Putih dan lain sebagainya.
Kunjungi Youtube Kita : https://youtube.com/c/SemangatBanyuwangi
www.semangatbanyuwangi.id
#semangatbanyuwangi
#majesticbanyuwangi
#banyuwangi