Liga selancar paling bergengsi di dunia ini akan dilaksanakan pada tanggal 28 Mei - 6 Juni 2022 di Pantai Plengkung ( G-Land ) Banyuwangi. Pantai yang berada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo itu telah dikenal lumayan cukup lama di kalangan para peselancar. Dan juga dikenal sebagai salah satu pantai yang memiliki ombak terbaik bagi olahraga surfing di seluruh dunia.
WSL Champion Tour sendiri merupakan ajang yang memiliki peminat yang sangat tinggi. Engagement sosial medianya nomor tiga setelah NBA dan NFL.
16 hari lagi menuju kejuaran World Surf League 2022.
Liga selancar paling bergengsi di dunia ini akan dilaksanakan pada tanggal 28 Mei - 6 Juni 2022 di Pantai Plengkung ( G-Land ) Banyuwangi. Pantai yang berada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo itu telah dikenal lumayan cukup lama di kalangan para peselancar. Dan juga dikenal sebagai salah satu pantai yang memiliki ombak terbaik bagi olahraga surfing di seluruh dunia.
WSL Champion Tour sendiri merupakan ajang yang memiliki peminat yang sangat tinggi. Engagement sosial medianya nomor tiga setelah NBA dan NFL.
Bupati @ipukfdani bersilaturahim dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali di Kantor Kemenpora, Rabu (11/5/2022).
Ini guna menyongsong penyelenggaraan ajang selancar internasional paling bergengsi dunia, World Surf League (WSL) Championship Tour, yang akan digelar di Pantai Plengkung (G-Land) Banyuwangi, pada 28 Mei-6 Juni 2022.
Menpora @kemenpora Zainudin Amali menyatakan, Kemenpora senantiasa mendukung berbagai ajang olahraga yang berpadu dengan pariwisata.
“World Surf League ini sebuah ajang olahraga selancar yang luar biasa. Kami mendukung bukan hanya karena terkait pengembangan olahraga selancar, tetapi juga berkaitan dengan pemulihan pariwisata yang bisa mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Zainudin.
Bupati menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Kemenpora terhadap event internasional dengan social media engagement terbesar ketiga di dunia untuk ajang olahraga tersebut.
“Kami berterima kasih atas dukungan Menpora Pak Zainudin Amali kepada Banyuwangi dalam mengembangkan sport tourism. Memadukan pariwisata dan olahraga sangat efektif mendorong pemulihan ekonomi, seperti arahan Pak Menpora,” kata Ipuk.
Sempat viral pada pertengahan 2019, cerita KKN di desa penari seakan tiada henti membuat penasaran. Terlebih setelah tayangnya film "KKN di Desa Penari" yang membuat banyak orang kembali penasaran dengan lokasi desa yang sebenarnya berada.
Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang diduga kuat sebagai lokasi KKN. Seperti yang sebelumnya diceritakan akun Twitter @SimpleM81378523, ada 14 mahasiswa-mahasiswi yang menggelar KKN di Kota B, Jawa Timur, pada 2009 akhir. Mereka merupakan mahasiswa-mahasiswi angkatan 2005/2006 dari sebuah perguruan tinggi di Kota S.
Setelah kisah mistis itu viral, banyak orang yang berspekulasi dan melakukan penelusuran mengenai tempat 'KKN Desa Penari' itu berlangsung.
Benarkah "Kampung Hilang" ini adalah lokasi sesungguhnya Desa Penari?
BANYUWANGI – Munculnya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak di Jawa Timur, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi melakukan antisipasi. Dinas melakukan surveilans ke daerah perbatasan hingga pasar hewan.
"Kami menindaklanjuti apa yang menjadi arahan Ibu Gubernur Jatim. Kami perinyahkan dinas terkait melakukan langkah-langkah antisipasi dan terus berkoordinasi dengan Pemprov Jatim," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (9/5/2022).
Plt Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, M. Khoiri, menambahkan sampai saat kasus PMK belum ditemukan di Banyuwangi.
“Terkait hal ini, kami mengimbau agar warga tidak panik untuk menjual ternaknya (panic selling). Kasus ini belum ditemukan di Banyuwangi, walaupun ternak di sejumlah daerah di Jatim sudah ada yang terinfeksi,” ujar Khoiri, Senin (9/5/2022).
Meski demikian, pemkab telah melakukan sejumlah langkah untuk mencegah masuknya penyakit yang menyerang ternak ruminansia (hewan pemamah biak) tersebut.
“Langkah antisipatif sebagai upaya kewaspadaan dan kesiapsiagaan telah kita lakukan sejak beberapa hari lalu,” papar Khoiri.
Di antaranya melakukan surveilans dan deteksi dini pada hewan ternak di daerah-daerah kantong ternak, pedagang ternak, pasar hewan, serta ternak milik warga.
Banyuwangi menerjunkan tim gabungan dari dinas terkait, petugas lapang kecamatan, Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PHDI) Banyuwangi, hingga Fakultas Kedokteran Hewan Unair.
Tim ini keliling setiap hari ke desa-desa, terutama pasar hewan dan daerah perbatasan. Seperti di Kalibaru dan Wongsorejo yang merupakan pintu masuk lalu lintas ternak dari daerah lain.
“Tim sudah bergerak sejak hari Minggu (8/5) lalu, hingga nanti seluruh kecamatan tuntas,” ujar Khoiri.
PMK merupakan penyakit yang disebabkan oleh Foot and Mouth Disease Virus (FMDV). Ini merupakan penyakit hewan menular akut yang menyerang ternak seperti sapi, kerbau, kambing, domba, kuda dan babi dengan tingkat penularan mencapai 90-100%.
"Namun penyakit ini tidak menular ke manusia, melainkan menular ke sesama hewan saja,” jelas Khoiri.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi drh. Nanang Sugiarto menambahkan, pemkab juga membuka layanan kesehatan hewan di daerah-daerah rawan, perbatasan, dan pasar hewan.
“Kita lakukan pemeriksaan, jika ada ternak yang sakit (meski tidak mengarah ke PMK) akan diberikan vitamin dan mineral untuk meningkatkan status kesehatannya,” ujar drh. Nanang.
Peternak juga diberikan edukasi tentang tanda klinis penyakit PMK. Di antaranya demam tinggi (39-41 derajat celcius), keluar lendir berlebihan dari mulut dan berbusa, luka-luka seperti sariawan pada rongga mulut dan lidah, tidak mau makan, kaki pincang, luka pada kaki dan diakhiri lepasnya kuku, sulit berdiri, gemetar, napas cepat, produksi susu turun drastis dan menjadi kurus.
“Jika ditemukan ternak dengan gejala seperti ini, agar dipisahkan dengan yang lain. Tetap di kandang dan segera laporkan kepada petugas agar segera ditangani,” ujar Nanang.
Untuk mencegah penularan PMK, warga juga diimbau untuk tidak memasukkan ternak baru ke dalam kandang. “Pisahkan dahulu beberapa waktu, jika memang tidak ada gejala mengarah ke PMK baru boleh dicampur dengan yang lain,” ujarnya.
Selain langkah-langkah tersebut, pemkab juga telah berkoordinasi dengan pihak PDHI cabang Jawa Timur 4, Perhimpunan Paramedik Veteriner Indonesia Banyuwangi, FKH Unair Banyuwangi, pemerintah pusat dan provinsi terkait pencegahan dan penyebaran PMK. (*)
Liga Selancar Paling Bergengsi Dunia Digelar di Banyuwangi Akhir Bulan Ini
Ajang liga selancar paling bergengsi dunia, World Surf League (WSL) Championship Tour, akan digelar di Pantai Plengkung (G-Land) Banyuwangi, Jawa Timur, pada 26 Mei-4 Juni 2022. Pemerintah terus mengoordinasikan berbagai pihak untuk memastikan event yang memiliki social media engagement terbesar ketiga ajang olahraga dunia melampaui Moto GP itu sukses digelar.
WSL Championship Tour 2022 digelar di sejumlah pantai terpilih, sejak Januari 2022 dan bakal berakhir Agustus 2022. Di antaranya di Hawaii, Australia, Amerika Serikat, Banyuwangi (Jawa Timur, Indonesia), Brazil, Afrika Selatan, Portugal, dan Tahiti.
“Terima kasih kepada Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, serta Pemprov Jatim, yang terus memonitor dan mendukung penyelenggaraan ajang ini. Juga teman-teman panitia lainnya. Ini gotong royong bersama untuk pemulihan ekonomi khususnya sektor pariwisata,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
World Surf League (WSL) Championship Tour sendiri adalah ajang selancar internasional yang mendapatkan perhatian luas dari seluruh dunia. Liga selancar paling prestisius di dunia ini telah dihelat sejak 1976, dan hanya diikuti peselancar profesional terbaik dunia untuk mengejar predikat sebagai yang terbaik dari yang terbaik di seluruh jagat. Ajang ini disiarkan ratusan televisi di seluruh dunia.