SAHABAT- SAHABAT, kali ini SEMANGGI ngadain LOMBA FOTO dengan mencantumkan "I LOVE BANYUWANGI". Buat fotomu semenarik mungkin, dan ikuti caranya di poster di atas dan menangkan hadiahnya. Untuk foto lombanya jangan lupa di SHARE di halaman Faceebook >> Semangat Banyuwangi https://www.facebook.com/semangatbanyuwangi
BANYUWANGI: Pemerintah Kabupaten
Banyuwangi bakal menggencarkan pembangununan sejumlah infrastruktur
jalan sepanjang 250 kilometer sepanjang tahun ini atau lebih panjang 140
km dari rata-rata panjang ruas jalan tahun sebelumnya yang mencapai 90
km.
Di sektor infrastruktur teknologi
informasi berupa akses internet, juga tak kalah gencarnya, dimana saat
ini sedang dipasang 1.000 titik akses internet gratis berbasis Wifi di
ruang terbuka yang tersebar di sejumlah lokasi strategis.
“Pembangunan infrastruktur dimaksudkan
untuk lebih memacu pertumbuhan ekonomi daerah ini agar dapat melebihi
pertumbuhan di tahun 2011 yang mencapai 7,2%,” kata Bupati Banyuwangi
Abdullah Azwar Anas kepada Bisnis, hari ini (27/9).
Menurutnya, infrastruktur jalan menjadi
prioritas dengan harapan dapat menunjang mobilitas penduduk, barang dan
jasa antar wilayah yang secara otomatis akan memacu pertumbuhan ekonomi
daerah.
“Kami juga memberi perhatian pada
pembangunan dan pengembangan infrastruktur bandara dan pelabuhan laut
sebagai pintu gerbang ekonomi daerah.” (k21/yus)
SUMBER : http://www.bisnis.com/articles/infrastruktur-daerah-banyuwangi-bangun-jalan-sepanjang-250-km
TRIBUNNEWS.COM,BANYUWANGI- Kabupaten Banyuwangi kian
diperhitungkan di kancah nasional. Kali ini, Pariwisata kabupaten yang
bertajuk The Sunrise of Java ini mendapatkan penghargaan Travel Club
Tourism Award (TCTA) 2012, sebagai kota/kabupaten, yang memiliki
komitmen tinggi dalam mewujudkan tata kelola pengembangan kepariwisataan
yang bermutu.
Lebih tepatnya Banyuwangi mendapat penghargaan The Most Improved, kabupaten yang konsisten mengembangkan sektor pariwisata.
Penghargaan
itu diserahkan Deputi Menko Perekonomian Edy Putra Irawadi dan Dirjen
Pengembangan Destinasi Kemenparekraf Firmansyah Rahim kepada Bupati
Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Auditorium TVRI, Jakarta, Senin malam
(24/9/2012).
Ajang bergensi ini digelar Travel Club bekerja sama
dengan Kemenko Perekonomian, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
(Kemenparekraf).
Kepada para awak media saat ramah tamah, Bupati
Abdullah Azwar Anas mengatakan,Banyuwangi melakukan tiga konsolidasi
untuk memperkuat pembangunan kepariwisatan. Pertama, perbaikan
infrastruktur untuk akses menuju destinasi wisata unggulan seperti Kawah
Ijen dan Pantai Plengkung.
Khusus untuk Plengkung, perbaikan
infrastruktur itu akan membuat wisatawan mancanegara tak lagi menuju
pantai dengan ombak terindah tersebut dari Bali.
"Akhir tahun ini kami targetkan tuntas, sehingga wisatawan bisa semakin nyaman," jelas Bupati, selasa (25/9/2012).
Kedua,
konsolidasi kekayaan budaya lokal. khasanah kebudayaan lokal
Banyuwaangi yang sangat beragam akan dikemas semenarik mungkin untuk
menarik minat wisatawan. "Perpaduan modernitas dan lokalitas akan
menjadi kekayaan budaya yang diminati wisatawan,"tutur Bupati.
Ketiga, konsolidasi masyarakat pariwisata, termasuk dengan menyiapkan masyarakat agar ramah kepada wisatawan.
"Stakeholders
pariwisata di Banyuwangi harus kompak agar sektor ini tumbuh dan
memberi multiplier effect yang luas bagi kesejahteraan masyarakat. Kami
akan terus mengoptimalkan potensi wisata. Sektor pariwisata mempunyai
banyak sektor turunan yang bisa mendongkrak perekonomian lokal," ujar
Bupati Anas.
Bupati Anas juga menambahkan, pihaknya saat ini juga
mengincar wisatawan yang selama ini hanya berkunjung ke Bali. Hingga
semester pertama tahun ini, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke
Bali mencapai sekitar 1,4 juta, naik 7,73 persen dibandingkan periode
yang sama tahun lalu.
"Jika kita bisa gaet 20 persen saja untuk
membawa mereka ke Banyuwangi, tentu dampaknya cukup signifikan. Belum
lagi wisatawan mancanegara lainnya dan wisatawan domestik yang tak kalah
potensinya," kata Bupati Anas.
Selain menuturkan progres
pariwisata, Bupati Anas yang menjadi pusat perhatian saat ini juga
memaparkan berbagai kemajuan yang telah dicapai Banyuwangi, antara lain
derasnya investasi di Bnayuwangi, aktivitas bandara Blimbingsari yang
cukup padat hingga perbaikan infrastruktur yang ada di Banyuwangi.
Sekedar
diketahui, ajang TCTA 2012 memilih pemerintah daerah, baik provinsi
maupun kota/kabupaten, yang memiliki komitmen tinggi mewujudkan tata
kelola pengembangan kepariwisataan yang bermutu, termasuk dengan
memberdayakan masyarakat pariwisata di daerah masing-masing.
Setelah
melalui seleksi ketat dari Universitas Sahid yang kemudian diaudit
ulang oleh lembaga bertaraf internasional Deloitte, berhasil terpilih 25
pemenang yang terdiri atas tiga provinsi, sembilan kota, dan tiga belas
kabupaten.
Banyuwangi sendiri memperoleh penghargaan untuk kategori "The Most
Improved" karena konsisten mengembangkan sektor kepariwisataan dalam dua
tahun terakhir.
SUMBER : http://www.tribunnews.com/2012/09/25/pariwisata-banyuwangi-raih-tourism-award-2012